Dahlan Iskan di Acara Kick Andy

Dahlan Iskan dipuji dan dicibir. Sosoknya oleh beberapa kalangan mampu untuk mendobrak kebekuan di birokrat serta memberikan kesegaran dan bukti kerja nyata. Oleh beberapa kalangan lainnya ia dianggap melabrak berbagai aturan dan melakukan pencitraan politik. Ibarat apa yang dikatakan oleh Isaac Newton, “…and to every action there is always an equal and opposite or contrary, reaction…”. Apa yang dilakukan Dahlan Iskan merupakan sebuah aksi nyata sehingga menimbulkan reaksi yang multiragam. Berbagai tindakannya yang tercatat wara wiri di media seperti naik ojek ke istana, meracik sendiri makanan di kios soto, pintu tol dan penggratisan 100 mobil, penjualan kartu e toll, menginap di rumah warga miskin.

Dahlan Iskan baru-baru ini mendapatkan medium amplifikasi lainnya yakni dengan rampungnya novel berjudul Sepatu Dahlan. Rencananya akan dibuat trilogi serial novel dari Dahlan Iskan. Untuk launching dari novel Sepatu Dahlan telah dilakukan dua kali yakni yang pertama di Surabaya dan kedua di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2012. Menurut penulis novelnya Khrisna Pabichara, Sepatu Dahlan secara komposisi berintikan 50% fakta dan 50% fiksi. Novel ini berkisah seputar beban berat yang ditanggung Dahlan kecil saat ibunya wafat; kisah-kasih asmaranya dengan Aisha si kembang desa; etos kerja dan semangat belajar yang tumbuh sejengkal demi sejengkal dalam diri Dahlan melalui pertemanannya dengan rekan sepermainan di Kebon Dalem. Jalinan kisah dalam novel ini dirangkai dengan substansi edukasi yang layak menjadi suluh perjalanan hidup.

Terkait dengan alur launching novel Sepatu Dahlan maka pada acara Kick Andy yang ditayangkan di televisi pada tanggal 15 Juni 2012 akan hadir Dahlan Iskan sebagai bintang tamu di acara tersebut. Saya sendiri mendapatkan kesempatan untuk menghadiri rekaman acara Kick Andy tersebut pada hari Rabu tanggal 6 Juni di studio Metro Tv, dikarenakan ranah pekerjaan saya berada di bawah naungan Jawa Pos Group. Rekaman acara Kick Andy dihadiri oleh berbagai elemen seperti para undangan utama (Noura Books, Mizan, Bank Mandiri, Rakyat Merdeka Books) dan undangan dari berbagai jalur yakni kampus (Universitas Padjajaran) dan jamaah ibu-ibu pengajian. Jadilah rekaman yang berlangsung dipadati oleh lebih dari 700 orang. Kepadatan itu terlihat dari seluruh bangku yang penuh terisi, bahkan hingga tangga pemisah pun dialokasikan sebagai tempat duduk.

Andy Noya sang host untuk menyegarkan suasana memberikan salam kepada para penonton. Ditambah lagi di sela-sela interval acara, Andy Noya melontarkan humor tentang bapak naik angkot yang kelewatan 3 halte, uu oda. Materi humor ini mungkin bisa Anda dapatkan ketika berkesempatan hadir di rekaman acara Kick Andy atau berharaplah sang presenter ini menjadi comic dalam acara stand up commedy. Durasi dari rekaman sendiri mencapai 3 jam. Dimulai dari jam 7 dan selesai jam 10 malam.

Ada beberapa fragmen menarik dalam acara Kick Andy episode Dahlan Iskan. Untuk lebih lengkapnya Anda dapat melihat di channel yang Anda tahu pada tanggal 15 Juni 2012 (tentu saja setelah melalui proses editing). Banyak hal yang dikupas tentang Dahlan Iskan, mulai dari masa kecilnya, kiprahnya sebagai menteri, operasi transplantasi hati, ulasan tentang novel sepatu dahlan, dan sebagainya. Ketika ditanya tentang kemungkinan menjadi Presiden pada pemilu 2014, Dahlan Iskan menjawab bahwa untuk menjadi Presiden Indonesia lebih banyak kuasa takdir Allah Swt dibandingkan dengan usaha manusia. Disamping itu secara logika politis, calon presiden diajukan oleh partai politik. Sedangkan sosok yang membesarkan Jwa Pos Group ini tidak tergabung dalam partai politik manapun. Partai politik yang ada juga lazimnya akan memajukan ketua umumnya sebagai calon presiden. Dahlan Iskan dalam hal ini tidak mengetuk dan menggedor-gedor pintu dari partai politik agar mau mencalonkan dirinya sebagai calon presiden pada pemilu 2014.

Terkait dengan berbagai tindakannya yang oleh beberapa kalangan dicap nyeleneh dan koboi, Dahlan Iskan menanggapinya sebagai memenangkan akal sehat. Pria yang sempat menjabat sebagai Direktur Utama PLN ini tidak ingin bangsa Indonesia terbunuh akal sehatnya. Contoh kasusnya ialah dalam logika berpikir jalan tol. Logikanya orang ingin masuk jalan tol agar perjalanannya cepat. Namun kenyataannya di sejumlah ruas jalan tol terjadi kemacetan. Hal tersebut dapat melumpuhkan akal sehat, dikarenakan menjadi terbiasa dan sudah lazim bahwa di jalan tol itu macet. Hal inilah kiranya yang ingin digaungkan oleh Dahlan Iskan untuk tidak membinasakan akal sehat dan kembali pada jalur akal sehat. Oleh karena itu pada pembukaan pintu tol di dekat Semanggi menuju Slipi serta penggratisan bagi 100 mobil yang lewat dapat dilihat dalam kerangka berpikir tersebut (memenangkan akal sehat).

Menurut Dahlan Iskan kemacetan yang terjadi di jalan tol tersebut terjadi pada interval waktu 6-9 pagi, namun pada hari tersebut justru satu loket pintu tol masih tertutup. Sehingga Dahlan pun langsung melakukan tindakan nyata di lapangan. Relasi Dahlan Iskan dengan Jasa Marga sementara itu di lain kesempatan memesra dengan turun langsungnya Dahlan Iskan menjual e toll card. Dengan penjualan e toll card diharapkan arus kendaraan di jalan tol dapat lebih cepat flow-nya.

Satu mozaik dalam rekaman acara Kick Andy yang mampu memicu tawa dan bermakna ialah ketika Dahlan Iskan menjelaskan tentang berbagai macam kegunaan sarung. Dahlan bahkan memperagakan multi guna sarung tersebut secara langsung. Sarung dapat digunakan sebagai perangkat ibadah. Sarung dapat digunakan untuk menampung makanan jika ada acara hajatan dengan cara melebarkan sarung dan menaruh tumpukan makanan di tempat tersebut. Sarung dapat digunakan sebagai permainan, dengan membentuk gaya seperti ninja. Sarung juga digunakan Dahlan Iskan sebagai ‘pakaian dan celananya’ ketika dia mencuci baju. Dikarenakan Dahlan Iskan hanya memiliki sepasang pakaian dan celana, sehingga ketika dirinya mencucinya maka dia menggunakan sarung untuk menutupi tubuhnya. Di sela interval acara, Dahlan melemparkan sarung yang diperagakannya ke arah penonton. Penonton pun dengan gembira hati memperebutkan sarung tersebut.

Dahlan Iskan yang kini berusia lebih dari enam dekade memang memberikan perspektif bekerja..bekerja..bekerja di tubuh pemerintahan. Perihal umurnya sendiri, Dahlan Iskan boleh dikatakan memakai konsep kirologi (ilmu kira-kira). Dikarenakan tidak diketahui secara pasti kapan Dahlan Iskan lahir. Jadilah meletusnya gunung Kelud dimana Dahlan telah bisa merangkak sebagai patokan untuk menghitung tanggal lahir. Setelah menimbang dan berhitung, Dahlan Iskan memutuskan tanggal 17 Agustus 1951 sebagai tanggal kelahirannya.

Schiller, seorang filsuf Jerman pernah berkata Eine grosse Epoche has hat das Jahrhundert geboren. Aber der grosse Moment findet ein kleines Geslecht (sebuah zaman besar dalam abad ini telah lahir. Tetapi masa besar ini menemukan jiwa yang kerdil). Rasanya di era kesempatan ini, Dahlan Iskan merupakan sosok yang berjiwa besar. Kita layak berharap pada Dahlan Iskan pada era kontemporer ini dengan prinsipnya bekerja, bekerja, bekerja. Tentunya masing-masing dari kita harus berupaya sekuat upaya untuk menjadi orang bermakna. Orang besar bukan orang yang merasa besar. Demikianlah.

{fin}

About these ads

About kertaspasir

Suka menulis dan membaca
This entry was posted in Essai, Jalan-Jalan, Sosial Budaya and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s