Posted in Politik, puisi, sastra, Sejarah

MATA AIRMATA


MATA AIRMATA

Sejarah kita adalah darah dan airmata
Disusun dari tengkorak peradaban dan tulang kematian
Ditangkup dari api, abu dan bara amarah
Diisi oleh oportunis degil yang menari-nari di panggung kemuliaan
Pada masa oposisi rest in peace

Sejarah kita adalah:
Senyum di hadapan, sembari menimang racun di belakang punggung

Sejarah kita adalah raga yang digemukkan oleh vaksin korupsi  
Untaian katanya sarat kolusi
Nepotisme menjadi nama tengahnya

Sejarah kita adalah dekapan cinta sembari menggenggam tangan yang lainnya
Senyum & topeng kemegahan di balik jiwa yang kalah
Cinta dengan rentetan catatan kaki
Cinta dengan bila
Cinta yang kehilangan keajaibannya

Sejarah kita adalah duduk makan di satu meja sembari bicarakan kerja
Antrian panjang kemanusiaan
Sel-sel tanpa pengadilan
Inflasi ratusan persen
Nyaris kolaps kita

Sejarah kita adalah transisi tanpa henti
Rakyat yang bergolak
Kata yang berserakan
Abad 21 yang muram
Harga yang mencekik leher
Ikat pinggang yang mengetat
Politik entah menuju kemana                                           
Ekonomi entah menuju kemana
Sosial entah menuju kemana
Budaya entah menuju kemana

Sejarah kita adalah aku
Sejarah kita adalah kamu
Sejarah kita adalah kita
Sejarah kita adalah saat detik ini sedetik yang lalu

Author:

Suka menulis dan membaca

2 thoughts on “MATA AIRMATA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s