Posted in Fiksi Fantasi, novel, sastra

Ardova (Volume 1)

Malam perlahan hadir menggelayuti angkasa. Namun bukan pekat yang akan menjadi latar dari konfigurasi alam. Malam ini merupakan malam perayaan ulang tahun pemerintahan, maka segenap keceriaan sudah mengendus di udara semenjak pagi hingga detik kisah ini bermula. Segenap inci persiapan telah memeluhkan tenaga, menguras biaya, serta menghadirkan varian dekorasi warna-warni. Pemerintah berkuasa akan memusatkan hajatannya di taman Razesia Roli, sebuah taman yang menyimpan nilai historis perihal berdirinya negeri ini. Lampu-lampu telah disusun sedemikian apiknya dengan memperhitungkan estetika serta prestise. Ini adalah malam perayaan pertama di bawah pemerintahan Rain Voux, seorang politisi ulung dengan wajah rupawan. Rain Voux, perdana menteri ke 54 sepanjang sejarah keberadaan negeri Avarsia. Negeri besar dengan eksotisme alam yang membentang di daratan dan lautan, sebuah negeri yang menaungi segenap dinamika etnis yang kompleks.

Ketika kisah ini diceritakan, Avarsia tercatat sebagai Negara kuat dan dipandang di konstelasi dunia. Torduva, Rozulus, merupakan dua Negara kuat lainnya yang ditenggarai berdiri sejajar dengan pengaruh Avarsia. Konflik diantara Negara ini sudah menjadi santapan konstelasi politik yang khas. Di bawah langit biru segenap manusia akan berkompetisi menemukan esensi kejayaannya, seakan sudah menjadi gurat takdir sejati manusia. Avarsia menjalankan roda pemerintahan di bawah perdana menteri yang dipilih langsung oleh rakyat setiap 4 tahun sekali. Sedangkan kepala Negara dipegang oleh raja secara hereditas.

Malam ini Avarsia semarak dengan antusiasme menjelang perayaan ulang tahun pemerintahan. Dahulu kala Avarsia merupakan kerajaan yang mengalami pasang surut dengan salah satu faktornya raja yang berkuasa. Kepemimpinan sejumlah raja yang lemah, membuat Avarsia mengalami sejumlah kemunduran baik secara teritori geografis, pengaruh, maupun kondisi sosial ekonomi rakyatnya. Sebaliknya kepemimpinan yang kuat membawa perluasan teritori geografis, pengaruh, pengerahan angkatan perang, serta pengaruh budaya, sosial, ekonomi ke masyarakat. Adalah Fav Tunnel, seorang tokoh revolusioner yang mengubah kontur pemerintahan negeri Avarsia. Fav Tunnel merupakan kepala pasukan pengamanan raja, yang merancang kudeta 1 hari, dengan melibatkan segenap komponen berkuasa. Fav Tunnel yang berasal dari keluarga petani biasa untuk kemudian menjadi perdana menteri yang memegang kendali roda pemerintahan, sedangkan raja ketika itu Sivasi memegang kepala Negara dengan domain kendali pada budaya, olahraga, seni, pariwisata.

Dengan latar kudeta 1 hari itulah ( kudeta terjadi pada tanggal 31 Desember), setiap tanggal 31 Desember diperingati sebagai ulang tahun pemerintahan. Semenjak Fav Tunnel berkuasa hingga Rain Voux berkuasa, perayaan selalu berlangsung tanpa sela, sekalipun negeri sedang mengalami depresi ekonomi dan perang. Malam 31 Desember dimaknai sebagai prestise Negara, maka kemewahan selalu mengalir bersama hembus perayaannya. Sebagai Negara besar maka hari tersebut merupakan replika dari kemegahan Avarsia. Segenap pentas budaya telah mengisi semenjak pagi dengan melibatkan pembacaan puisi, performa dari musisi kebanggaan Avarsia, serta drama sejarah politik yang memaparkan aliran yang berkuasa saat itu. Di siang hari, kuliner- kuliner khas dari bentangan daerah Avarsia tersedia melimpah di alun-alun kota. Aroma

harum pun bercampur dengan gairah warga negeri yang memadati alun-alun untuk mencicipi kuliner-kuliner terbaik di tangan para maestro masakan di Avarsia. Harum roti Prava dengan kuah pedasnya, keju yang dimodifikasi dalam ragam varian, teh zanik yang menandaskan khasnya daun teh di daerah tinggi Avarsia, merupakan varian wajib yang mengisi menu siang hari.

Pada sore hari kegiatan massal dikosongkan, untuk memberi jeda persiapan menjelang malam 31 Desember. Begitu malam menjelang lampu-lampu ajaib menjadikan kota semarak bagaikan diserbu oleh ribuan kompi kunang-kunang. Kemeriahan berpuncak ketika malam tiba. Hiburan musik akustik, tarian-tarian khas daerah, pertunjukan ahli dari mereka yang terpilih (dengan mengkombinasikan elemen api, es, maupun gerakan telekinesis) menjadi pembuka malam. Pidato haluan kebijakan perdana menteri menjadi titik perhatian rakyat dan para politisi. Pidato tersebut akan memaparkan arah haluan kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah yang berkuasa. Fav Tunnel, diantaranya dikenal dikarenakan kemampuannya untuk berorasi dalam waktu singkat yang menggugah rakyat untuk beraksi, sedangkan Tudinal dengan pidato yang memakan durasi berjam-jam dengan selipan sejumlah puisi dari pujangga ternama maupun gubahannya sendiri.

Malam dibuka dengan penampilan megah dari kelompok komponis Moza Orchestra yang menyajikan musik-musik kebangsaan dengan buaian biola yang memainkan notasi tinggi rendah dalam estetika yang mengagumkan. Lagu-lagu kebangsaaan ini menjadi menu wajib sebagai usaha untuk mengedepankan kebanggan sebagai negara besar bernama Avarsia. Setelah dibuai dengan notasi kebangsaan, penonton diajak untuk menikmati sajian musik kontemporer yang disajikan secara medley. Potongan-potongan lagu dengan aransemen akustik khas gubahan Moza Orchestra memadati ruang-ruang udara dengan keindahan tanpa definisi. Tarian-tarian khas daerah menjadi pertunjukan berikutnya di malam yang bercahaya tersebut. Panggung kayu telah disiapkan dan para penari daerah dengan gerakan ritmis menghentak lantai kayu dengan langkah-langkah tertentu, setiap gerakan memiliki simbol dan makna. Tarian dengan menggunakan piring disajikan, ketika penari dengan lihai mempermainkan piring dari satu tangan ke tangan lainnya serta melemparnya ke angkasa untuk menangkapnya dengan presisi akurat. Kegembiraan juga meyeruak ketika tarian

khas kalangan pertanian disajikan. Tarian ketika panen tiba, menjadi kesempatan bagi segenap warga untuk urun ikut menari di atas lantai kayu. Tarian tersebut bernada dinamis, dengan tawa, hentakan kaki, serta tepukan tangan menghiasi dimensi tarian tersebut. Tarian tersebut juga sebagai simbolisasi syukur akan berkah panen yang melimpah.

Sajian dari mereka yang terpilih, merupakan unjuk ketangguhan, bagaimana elemen kekuatan dan kelenturan bersatu. Siapa mereka yang terpilih? Penjelasannya akan dijelaskan dengan lebih akurat di bagian lain buku ini. Yang jelas api, es, telekinesis ketika disatukan sebagai sajian megah akan menampilkan keindahan yang mengancam. Bentuk pertunjukan tahun ini berupa simulasi perang, bagaimana mereka yang terpilih memiliki keanggunan dalam bertempur. Penonton dibuat terpukau dengan keahlian langka yang ditempa dengan latihan intensif tersebut. Sepanjang sejarah Avarsia, mereka yang terpilih merupakan kelompok elite yang mewarnai konstelasi politik negeri. Sejumlah perdana menteri berasal dari kalangan mereka yang terpilih termasuk Fav Tunnel, serta Rain Voux, dan masih banyak nama lainnya yang berjejer.

(Bersambung)

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s