Posted in puisi, sastra

Moonlight

Adalah bulan terlelap di pangkuannya
Utarakan segala rasa yang terpendam
Ungkapkan segala yang tersimpan
Lalu kulihat masa depan dari tatapan sesosok cinta

Adakah cinta mengalun begitu deras
Menghanyutkan luka yang memberat
Sirnakan pedih yang melekat
Dari mata seorang perempuan menentramlah jiwaku

Luluh segala resah yang mendera
Terangkatlah binar cahaya nan selama ini sembunyi
Adalah bintang mencerna harapannya
Benderang seterang terang

Adalah cinta kuatkan hati yang pernah koyak,
Wajah yang pernah sembab,
Luka yang terkuak,
Nadi yang berontak,
Dari wajah sesosok cinta
Semuanya menjadi terang
Seterang purnama di bawah kaki langit

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s