Posted in puisi, sastra

Pantai

Di bibir pantai aku mendengar desir damaimu
Terbawa angin melintas lintas
Kuberjalan tapaki pasir putih
Langkah senyap dalam jejak terhapus ombak
Angin malam menjerat pikiranku
Mengarus untuk kemudian surut

Betapa cinta mengusik renung kontemplasi
Merangkai kata dalam sunyi malam
Menimba tanya dalam purnama cahaya
Terbangkan pundi-pundi keajaiban

Di bibir pantai aku merapuh
Pandangi keindahan tak jenuh jenuh
Meredup sunyi
Meredam mimpi
Gelombang bisu tawan hatiku
Buatku menepi
Buatku sepi
Diantara keindahan ini
Ada sepi tiada terbaca

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s