Posted in Edukasi, Sosial Budaya

Inspirasi Menulis

Inspirasi, kata itu adalah enigma. Termasuk dalam menulis. Ada kalanya menulis dapat begitu laju, di lain sisi ada kalanya begitu stuck, terseret dalam kata, dahaga dalam menuliskan kalimat. Inspirasi menulis dapat datang dalam cara tiba-tiba, dimana saja. Inspirasi menulis dapat datang ketika berada dalam perjalanan, tak kenal pagi ataupun malam, di tempat yang impresif maupun biasa-biasa saja. Lalu bagaimana jika inspirasi menulis itu datang? Saran saya ialah tangkap inspirasi itu. Menangkar inspirasi, menjadikan inspirasi dalam domain diri. Ada berbagai cara untuk menangkar inspirasi yakni dengan menuliskannya baik di notes, di handphone, di laptop, di ipad, dan lainnya.

Kelebatan inspirasi yang telah ditangkar akan memungkinkan kita untuk mengolahnya, mengkreasikannya, dan menjadikannya sesuatu. Jangan lupakan proses lupa yang melekat pada manusia. Bukankah Allah Swt telah menyatakan bahwa salah satu karakter dari manusia ialah pelupa. Maka menangkar ide, inspirasi, akan memberikan dokumentasi, jejak. Disamping itu tumpukan pekerjaan, masalah, maupun aliran ide baru dapat menjadikan inspirasi yang pernah ada terhapus, terlupakan. Padahal bisa jadi inspirasi yang terhapus, terlupakan, tersebut merupakan sesuatu yang jenial, genuine, serta breakthrough. Mubazir dan disesalkan bukan jika itu terjadi.

Ada kalanya ketika inspirasi tiba, kita mendialogkan dengan diri. Seru juga kalau begini dan begitu, lalu kita berpikir nanti saya akan catat, atau kita berpikir ide tersebut tidak layak tulis. Sebaiknya apapun inspirasi yang datang, tangkap saja inspirasi itu. Jangan membuat kebiasaan nanti saya catat dalam menangkap ide, karena bisa jadi akan terlewat tidak tertulis nantinya. Sedangkan soal pemikiran inspirasi yang tidak layak tulis, menurut saya kerap terjadi pendulum bagus dan buruk. Seperti misalnya dalam menulis di hari Senin, ketika membaca tulisan tersebut, dapat jadi wah buruk ini tulisan saya. Lalu pada hari Rabu, ketika membaca tulisan yang sama, impresi kita dapat berbeda wah lumayan juga ini tulisan, tinggal dipoles disana sini. Saya ingin mengatakan bahwa komparasi tersebut dapat digunakan terhadap ide dan inspirasi. Jadi jika tulisan yang telah terbentuk saja, persepsi kita dapat terjadi shifting, maka begitu pula dengan inspirasi yang masih sering mentah, segar. Jadi jangan vonis suatu inspirasi telah layak dimakamkan dan dikaramkan. Rekam saja, catat saja terlebih dahulu inspirasi yang hadir tersebut.

Selamat bersahabat dengan inspirasi. Semoga pencaran inspirasi dapat menjadi sesuatu. Tetap inspiratif dan menulis.

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s