Posted in puisi, sastra

Ketika Kau Tersenyum

Ketika kau tersenyum
Mendesakkan mimpimu ke bumi tersungkur ini
Menjejalkan kata-kata sunyi ke dunia berasap ini
Ketika kau tersenyum
Aku merasa asing kini…

Ketika kau tersenyum
Keindahanmu menghancurkan kini
Membisikkan racun dalam takaran tenang
Mengalir di nadi
Mendekam lalu mengkudeta kesadaran
Nafas pun terbelenggu

Apakah ini kamu?
Seseorang yang kunanti di pertukaran masa
Seseorang yang menginspirasi
Menarik kelam dari langit jiwa
Meniupkan kata-kata pembebasan

Apakah ini kamu?
Kuasa rasa di keterasingan putus asa
Kekuatan di keterpasungan daya
Cahaya terakhir di sumbu jiwa
Cahaya pemecah sepi

Ketika kau tersenyum
Ragu mengait dalam kata
Bimbang terujar dalam jarak
Retakan di kubah perlindungan
Serpihan terbakar abu hitam putih
Ketika kau tersenyum
Dalam sesat luka

Apakah ini kamu?
Alasan jika karena
Jembatan penghubung dua kata
Penjelasan atas segala duka
Anugerah di sisa waktu bumi
Senyum penyempurna bahagia
Yang terakhir dari sebuah perjalanan rasa

Ketika kau tersenyum
Apakah ini kamu?
Atau hanya proyeksi dari cinta utopisku

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s