Posted in Kertas 60

Hari Keempat Belas (14) – Cerpen

Menulis essai dan cerpen ternyata memiliki ranah yang berbeda. Terbiasa menulis essai ataupun mencicil untuk karangan bertumpuk, kali ini saya mencoba untuk membuat cerpen yang nantinya bakalan di-posting untuk dilombakan di kastil fantasi. Judulnya? Belum dapat judul yang pas. Alhamdulillah ceritanya sudah nyaris selesai tinggal beberapa bagian yang mesti diusaikan, diendapkan sejenak, dan direvisi. Hmm..saya bahkan belum menemukan nama tokoh yang tepat untuk cerpen tersebut. Maka saya menggunakan nama tokoh yang sudah termasyhur (untuk sementara) dan lebih memfokuskan pada penyelesaian cerita.

Pengerjaan cerpen ini tentu saja membengkalaikan proyek novel saya. Tapi tak apalah toh, novel yang akan saya buat sesungguhnya disusun dari cerita-cerita pendek yang disatukan dan menjadi satu kesatuan utuh. Harus saya akui walaupun tiap hari menulis dan bergelut dengan kata, ternyata menulis cerpen memiliki sisi enigmatiknya sendiri. Ada ruang yang tidak terlalu luas-luas amat untuk meng-explore segala. Belum lagi ada distingsi antara apa yang biasa saya buat yakni membuat essai dengan membuat cerpen. Proses untuk pembuatan cerpen ini lebih memakan waktu, tenaga, pikiran.

Saya pun berusaha untuk mengimbanginya dengan membaca novel dan fiksi fantasi. Madre, Rectoverso, Dunia Kafka, American Gods, The Lord Of The Rings III, Fantasy Fiesta 2011, Catatan Pinggir 3 – menjadi lumbung bacaan dan inspirasi yang mengiringi pembuatan cerpen saya. Mungkin hanya karena saya belum terbiasa saja, pikir saya dengan membuat cerpen. Tentu saja saya menikmati proses membuat cerpen ini. Merasakan kepeningan dalam pikiran, menimbang, dan mengerjakan tiap jengkal katanya. Membuat cerpen ternyata membawa saya pada pengalaman baru dalam menulis.

Sabarlah novelku, selepas cerpen ini, aku akan kembali menseriusi dan menekan pedal gas untuk mengerjakannya. Sementara bakalan ada lomba novel Dewan Kesenian Jakarta. Akankah saya ikut? Mula-mula mari selesaikan novel yang ini dulu sembari berpikir tema apa yang menarik untuk dilombakan di novel itu. Huh..kelelahan yang sempurna.

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s