Posted in puisi, sastra

Koloni Perasaan

Mengingatmu di senja
Lengkungan senyummu yang padamkan bara
Rebahkan diri di atap semesta
Menunjuk bintang-bintang penanda arah

Kompas dan magnet
Sejauh apapun jiwa melangkah,
Dia butuh arah,
Dia butuh alasan,
Sejauh apapun jiwa mengembara,
Dia butuh tempat untuk merapatkan koloni perasaan,
Memanggil untuk kembali pulang,
Kata-kata sederhana,
Yang merekatkan hati tuk berkelindan

Kamu dan lengkung senyummu
Semesta personalku yang mengorbit terang

Author:

Suka menulis dan membaca

2 thoughts on “Koloni Perasaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s