Posted in puisi, sastra, Sosial Budaya

Mereka Yang Berada di Pinggir Garis

Mereka yang berada di pinggir garis
Sekedar bisa berteriak dan mencemooh
Gerutuan mereka di udara penuh sesak

Sekali..kali ajaklah mereka turun
Berhadapan dengan simpul ruwet permasalahan
Mencoba menyalakan api di badai kata-kata
Mencoba menarasikan mimpi di keterlelapan massal

Mereka yang berada di pinggir garis
Hanya pandai menuding
Tunjuk kanan, tunjuk kiri
Seolah dirinya filsuf langit

Sekali..kali ajaklah mereka turun
Berpeluh dengan luka pencapaian
Pertanyaan-pertanyaan di perjalanan
Jawaban di arena nyata kehidupan

Mereka yang berada di pinggir garis
Tertawa menertawai
Mengejek dalam gesture
Menyiramkan pesimisme ke padang ilalang
Setelah itu api
Sehabis itu debu
Harapan yang meluruh dan mengeluh

Sekali..kali ajaklah mereka turun
Bukan sekedar berceloteh dari menara-menara tinggi
Mari hadapi realita
Keganjilan situasi
Kemelompongan teori

Mereka yang berada di pinggir garis
Sekali..kali ajaklah mereka turun

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s