Posted in puisi, sastra

Teduh

Dan kulihat wajahmu teduhkan laraku
Senyummu sembunyikan lukaku
Dan ku terpangku di titik senja
Mengamatimu terterpa sinar mentari

Keindahan yang menyatu dalam dirimu
Mozaik warna genapi gembiraku
Semenjak kamu hadir di taman hati
Semenjak kamu celotehkan setapak perjalanan

Karena serapuhku
Kini terkuatkan
Kini tertopang

Semburat jiwa yang kau bagi
Selepas rencana yang kau titi

Dan kita duduk berdampingan
Dalam senyap
Tanpa kata
Hanya mengerti
Dan saling tahu kuat rasa perasaan masing-masing

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s