Posted in Essai, Fiksi Fantasi, Film

Kaleidoskop Film Tahun 2012 Versi Saya

Tahun 2012 mencatatkan beberapa film yang layak dikenang. Berikut adalah sejumlah film yang mampir di bioskop dimana saya berkesempatan untuk menyaksikannya:

John Carter
Acting standar dan heroisme ala Amerika menjadikan adonan dalam film John Carter ini kurang menarik untuk disajikan. Meski harus diakui nuansa yang diciptakan melalui teknologi komputer cukup menarik dan memikat, namun penghayatan karakter dan cita rasa pahlawan ala Amerika membuat verdict akhir saya terhadap film ini yah lumayan

Negeri 5 Menara
Diangkat dari novel best seller. Sayangnya film ini praktis hanya berhasil hingga ayah Alif mengantarkan Alif ke pondok pesantren Gontor. Selepas itu relatif datar dan dengan sentuhan drama yang mudah ditebak. Meski begitu film Negeri 5 Menara ini mampu menyajikan Indonesia yang berbeda dari keseharian lalu lintas televisi kita. Indonesia yang tidak sekedar sosok tampan dan cantik dengan kekayaan yang meluap-luap. Indonesia yang lebih dekat dengan keseharian dan realitas.

Hugo
Baca novel karangan Brian Selznick, tonton filmnya. Sebuah film epik yang memanjakan mata secara sinematografi. Memiliki penceritaan yang kuat. Acting dari para pemainnya pun ok punya. Salut untuk Chloe Grace Moretz cs yang mampu menghidupkan karakter dari novel ke dalam ranah sinema. Saya pikir film Hugo adalah salah satu bintang paling terang di dunia sinema di tahun 2012.

Quotes favorit:
Kamu tahu, tidak pernah ada bagian yang berlebih dalam sebuah mesin. Jumlah dan jenis setiap bagiannya tepat seperti yang mereka butuhkan. Jadi kupikir, jika seluruh dunia ini adalah sebuah mesin yang besar, aku pasti berada di sini untuk tujuan tertentu. Dan itu berarti, kamu berada di sini juga untuk tujuan tertentu.

Wrath of the Titans
Jalan cerita yang biasa saja. Bauran antara acting yang standar plus kalimat dialog yang hambar menjadikan drama dari film ini benar-benar layu. Praktis Anda hanya dapat menikmati special effect dan pertarungan di film ini.

Hunger Games
Membaca novelnya benar-benar kuat secara penceritaan. Sayang gagal diterjemahkan dengan baik ketika tertampil di versi film. Film yang gagal secara kualitas menurut saya. Verdict yang saya tetapkan dalam The Hunger Games ialah merekomendasikan untuk membaca novelnya dan menyarankan untuk siap-siap kecewa ketika melihat versi filmnya.

The Raid
Sadis, bak, bik, buk. Minim secara drama dan penceritaan. Aduhai dalam aksi. Bersiap-siaplah ngilu melihat berbagai adegan di film ini. Aksi tarung yang memikat.

Men In Black 3
Kocak, penuh aksi. Tontonan yang menghibur. Kembali aksi Will Smith yang cerewet Anda temui di film ini. Kali ini agen J (Will Smith) bertemu dengan agen K ketika masih berumur muda.

hugo

The Avengers
Kasihan Loki yang dikeroyok oleh para jagoan. Part adegan yang memorable: hantaman ke lantai bertubi dari Hulk terhadap Loki. Minim secara penceritaan dan drama. Lebih seperti parade para jagoan.

Dark Shadows
Penceritaan yang kuat. Acting memikat dari para pemainnya (Johnny Deep, Helena Bonham Carter, Chloe Grace Moretz, Eva Green). Bukan sekadar kisah vampir.

Snow White and the Huntsman
Entah kenapa saya melihat sosok Bella yang tertampil oleh Kristen Stewart. Padahal harusnya ia tampil sebagai Snow White. Cukup lumayanlah meski tidak terlampau istimewa. Special effect oke, cerita sedikit di atas rata-rata.

Lewat Djam Malam
Film karya Usmar Ismail ini benar-benar layak tonton. Berkisah tentang kegalauan para tentara revolusi selepas perang. Medan baru perjuangan, pilihan hidup, kondisi Indonesia yang sedang mencari arah.

Brave
Film karya studio Pixar ini memikat secara penceritaan dan animasi. Humor, nilai-nilai kemanusiaan, relasi ibu dan anak, merupakan paduan yang disajikan oleh film ini.

The Amazing Spider-Man
Peter Parker yang ambigu. Antara keren dan culun. Special effect oke punya. Dan Emma Stone yang lebih segar dari Kirsten Dunst. Sayangnya saya harus katakan bahwa saya lebih menyukai Spiderman versi Tobey Maquire dibandingkan dengan versi Andrew Garfield.

The Dark Knight Rises
Pada beberapa bagian film terasa terlampau panjang. Meski begitu tetap memikat dan membuat geleng-geleng kepala dari segi penceritaan dan special effect. Khusnul khatimah bagi bung Bruce Wayne sebagai Batman.

5 cm

Perahu Kertas Bagian Pertama
Novelnya sangat..sangat bagus. Sayangnya tidak terjadi dalam versi filmnya. Praktis hanya Eko yang mampu memancing tawa secara natural. Adegan favorit ialah ketika Eko mengucap ijab kabul.

Perahu Kertas Bagian Kedua
Konklusi yang tambah mengecewakan. Berusaha lebih drama dan roman. Praktis hanya Reza Rahadian yang memerankan Remi yang mampu tampil impresif. Bonus tambahannya adalah original soundtrack yang ciamik.

Looper
Aku adalah masa lalu, masa kini, dan masa depan. Temui aksi memikat dari Joseph Gordon-Levitt dan Bruce Willis di film yang disutradarai oleh Rian Johnson ini. Penceritaan yang keren, enigma yang disajikan, aksi yang oke menjadi nilai positif dari film ini.

Breaking Dawn Part 2
Episode terakhir dari Twilight Saga. Secara aksi mampu tampil memikat, terutama di bagian perang antara keluarga Cullen cs versus Volturi cs. Sayangnya di seri terakhir ini secara romansa dan drama kurang ter-eksplore di film yang melambungkan nama Kristen Stewart, Robbert Pattinson, dan Taylor Lautner ini.

Skyfall
Film yang keluar dari pakem James Bond. Secara penceritaan bolehlah saya katakan Skyfall adalah film James Bond terbaik yang pernah saya lihat. Nilai minornya adalah saya melihat cerita di film yang dibintangi oleh Daniel Craig ini seperti copy paste dari cerita Batman.

The Hobbit: An Unexpected Journey
Setelah 1 dekade akhirnya karya J.R.R.Tolkien lainnya diangkat ke layar lebar. Apresiasi khusus saya untuk Andy Serkis (Gollum) dan Richard Armitage (Thorin) untuk acting yang menawan. Relatif bagus meski tidak semegah, sedramatik dari trilogi The Lord of The Rings.

5 cm
Unggul secara sinematografi. Banyak yang ingin pergi ke Semeru selepas menonton film ini. Selain itu novelnya pun mendapat tambahan signifikan bagi yang belum membacanya. Kisah tentang persahabatan, pencarian makna, dan cinta. Film Indonesia yang mendapat rekomendasi tonton versi saya. Lagu favorit di original soundtrack tentunya ‘Rahasia Hati’.

{fin}

Kalfa (Kaldera Fantasi) merupakan komunitas dengan titik fokus pada fiksi fantasi. Ada beberapa distrik yang kami coba jelajahi yakni: Buku-Film-Games-Japan/Anime-Komik.

Hadir juga di http://www.facebook.com/groups/kalfa

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s