Posted in puisi, sastra

Tirai

Aku bosan dengan sunyi ini
Partisi-partisi cubicle
Penjara-penjara kaca
Belenggu tak kasat mata

Aku muak dengan benteng kusam ini
Selot-selot yang dinyalakan
Lampu-lampu yang dikanvaskan
Tiupan sepi tiap kali

Aku jemu dengan kuas ini
Warnanya mati
Sepertiku ketika bercermin
Daun-daun di penghujung umurnya

Aku sepi
Sepi sendiri

Aku sunyi
Sunyi tanpa darah

Nyalakan apinya
Dengarkan musiknya
Pecahkan amnesia keindahan

Hentakkan kaki di lantai kayu
Tersenyum lepaslah
Bertepuk-tepuklah
Menarilah, tunjukkan pada dunia
Jangan lagi sembunyi
Jangan lagi malu di balik tirai

Cita rasa keheningan memberengut
Tanya-tanya di kepala
Usah lara menyepi satu di jiwa
Bertahanlah
Genggam tanganku
Mari keluar dari jengah ini
Lari dari busuk peristiwa

Sudah terlampau lama kelu mengikat nadi
Menyesatkan arah para pemimpi

Author:

Suka menulis dan membaca

2 thoughts on “Tirai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s