Posted in Politik, puisi, sastra

Kukira Kamu Pahlawan

Kukira kamu pahlawan
Senyummu taklukkan hati-hati yang bimbang
Kukira kamu pahlawan
Tanganmu bergerak di pelosok gang
Kukira kamu pahlawan
Baliho, spanduk, iklan televisi, semua tentangmu

Kukira kamu pahlawan
Namamu hiasi headline media tiap kali
Kata-katamu diuji
Kata-katamu dipuji
Kukira kamu pahlawan
Kaus, rakyat yang menyerukan namamu

Kukira kamu pahlawan
Elektabilitas, lekat kata harapan disematkan para pengamat
Kukira kamu pahlawan
Di tengah gerontokrasi negeri
Kukira kamu pahlawan
Di bising politisi tanggung gila panggung
Kukira kamu pahlawan
Harapan di tengah bisu

Kukira kamu pahlawan
Sampai terang segala warna
Pupur media yang membedakimu
Memanipulasi pikiran dan persepsi
Kamu tak lebih dari badut baru
Yang berakrobat bersama kata

Ah rakyat..
Kecut lagi..
Kecut lagi..

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s