Posted in puisi, sastra

Kau Resah, Selalu Resah

Apakah kau merasa sunyi dalam bising?
Hampa ketika kau naikkan selimut menjelang tidur
Sakit tanpa luka fisik

Gerhana personal yang kau rasakan
Putus asa mengingat mimpi
Letih menyongsong pagi

Vakansi hanya interupsi sejenak
Dan kau kembali berputar dalam frustasi hari

Menatap cermin
Kau bertanya, “Siapa Aku?”

Seberapa sering kau merasakannya,
Fisik disini, jiwa berkembara menjauh

Kau resah,
Selalu resah
Gulana seakan menjadi atap jiwamu

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s