Posted in Essai, Fiksi Fantasi

Light

Apa jadinya jika Anda memiliki kuasa seperti Light? Anda tinggal menuliskan nama, maka kemudian meninggallah nama yang Anda tuliskan di death note. Pada mulanya adalah kegeraman terhadap segala laku kejahatan, ketidakadilan, dan ketidakberdayaan. Dalam nelangsa itu Light mendapatkan death note. Dia pun tumbuh bersama death note. Para pelaku kejahatan dengan serta merta dikirim ke lain dunia melalui perantara Light. Tingkat kejahatan menurun dengan drastis. Light pun untuk kemudian muncul dengan nama Kira dalam dunia perbincangan khalayak. Polemik pun muncul. Ada yang mendukungnya, ada yang menolaknya.

Mungkin begitulah sejatinya sifat kekuasaan. Kekuasaan punya daya goda, daya tarik untuk menyalahgunakan kekuasaan. Saya pun teringat dengan frasa ‘untuk kebaikan yang lebih besar’. ‘Untuk kebaikan yang lebih besar’ menjadi frasa yang menjadi pegangan bagi seorang Dumbledore muda dan Grindelwald muda.

Berikut saya kutipkan surat Dumbledore kepada Grindelwald (J.K. Rowling, Harry Potter dan Relikui Kematian, hlm. 474-475):

Gellert-

Gagasanmu soal kekuasaan penyihir UNTUK KEBAIKAN PARA MUGGLE SENDIRI- ini, kurasa, adalah gagasan yang penting sekali. Ya, kita telah diberi kekuasaan dan, ya, kekuasaan itu memberi kita hak untuk memerintah, tetapi juga memberi kita tanggung jawab terhadap mereka yang dikuasai. Kita harus menekankan poin ini, ini akan menjadi batu fondasi, di atas mana kita membangun. Jika kita ditentang, dan kita pasti ditentang, ini harus menjadi dasar semua argumen-kontra kita. Kita merebut kekuasaan UNTUK KEBAIKAN YANG LEBIH BESAR. Dan berdasarkan ini, jika kita mendapat perlawanan, kita hanya boleh menggunakan kekerasan yang diperlukan, dan tidak lebih dari itu. (Inilah kesalahanmu di Durmstrang! Tapi aku tidak mengeluh, karena kalau kau tidak dikeluarkan, kita tak akan pernah bertemu.)

Albus

Beruntunglah Dumbledore yang akhirnya dapat kembali ke jalan kebenaran dan menempatkan filosofi yang tepat dalam hidupnya. Ia tidak menggunakan alasan kebenaran untuk melakukan kejahatan.

Light

Berbeda halnya dengan Light. Semula tujuannya mulia: memberantas segala laku kejahatan. Ketika tangan-tangan hukum tak kuasa menegakkan keadilan, ketika angka kriminalitas meninggi, Light dengan nelangsanya melakukan perubahan dengan death note yang dimilikinya. Ia menjadi seperti malaikat maut yang mengirim tanpa ampun segenap manusia jahat ke kematian. Tapi bukankah seharusnya ada hukum? Bukankah seharusnya ada asas praduga tak bersalah? Bukankah seharusnya ada pengadilan? Bukankah seharusnya ada pembelaan? Light menampik segala rambu itu untuk dunia yang lebih baik.

Di akhir film Death Note: The First Name, Light menyusun sebuah rencana kematian. Sebuah pertaruhan besar yang mengorbankan cintanya. Ia mengorbankan pacarnya untuk kepentingan “kebaikan”. Ia yang seperti bermain catur berduel dengan L, mengorbankan Shiori (pacar dari Light) untuk membuktikan bahwa dia bukanlah Kira.

Sang pejuang kebaikan memang dapat tergelincir pula menjadi pelaku kejahatan tingkat tinggi. Tengoklah Light, tengoklah Harvey Dent yang menjadi Two-Face. Two-Face awalnya ialah Harvey Dent seorang jaksa penuntut yang berjuang gigih untuk menaklukkan kejahatan dan membawa para penjahat menuju penghukuman.

Sebelum nafas berakhir bagi manusia segala sesuatunya memang belum final. Yang baik dapat menjadi jahat. Yang jahat dapat menjadi baik.

{fin}

Kalfa (Kaldera Fantasi) merupakan komunitas dengan titik fokus pada fiksi fantasi. Ada beberapa distrik yang kami coba jelajahi yakni: Buku-Film-Games-Japan/Anime-Komik.

Hadir juga di http://www.facebook.com/groups/kalfa

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s