Posted in puisi, sastra

Remah-Remah Roti

Remah-remah roti petunjuk kemana hati harus melangkah
Karena hati telah memilih
Karena hati telah dipilih

Aku
Kamu
Kita
Bersama

Pohon-pohon tinggi
Lumut
Hutan
Ketika arah menjadi tanya

Harum aroma natural
Hutan punya rahasianya sendiri
Tekstur embun pagi

Remah-remah roti petunjuk kemana hati harus melangkah
Masihkah bimbang melangkah?
Telah kuberi peta alegori
Kamu hanya tinggal menyusurinya
Dan percaya

Remah-remah roti petunjuk kemana hati harus melangkah
Remah-remah roti itu kompas bagimu
Menuju tepat ke hatiku

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s