Posted in puisi, sastra

Dan Bumi Tersenyum

Dan bumi tersenyum
Hanya pandangi kamu yang melamun
Di pinggir jendela
Di antara rintik hujan

Apa gerangan perasaan?
Bagaimana kabarnya dilema?
Karena kamu adalah keindahan
Dan kamu harus memilih, sungguh

Dan bumi tersenyum
Engkau tetap cantik dalam risaumu
Dalam tanya yang membeku
Dalam percabangan-percabangan kemungkinan

Kau layangkan pandang dari pinggir jendela
Kau amati arsitektur kota
Kau amati pertanda tersembunyi dari harmoni alam
Adakah isyarat dari hujan?
Adakah isyarat dari bumi?

Kau tuliskan perlahan keputusanmu
Setelah cakap kau timang-timang dalam pikiran
Kau terbangkan bersama angin hujan
Keputusanmu terhanyut udara hujan bulan November

Melentingkan senyum di wajah yang satu
Mengirimkan tabir luka di wajah yang lainnya

Dan bumi tersenyum,
Hanya tersenyum,
Kau telah memilih

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s