Posted in Essai, Sosial Budaya

Harusnya Anda Becermin

Lalu ketika berada di puncak piramida kecil, dia menepukkan dada. Seolah dirinya kesatria entitas. Entitas ini akan musnah jika bukan karena peluh dirinya-begitu pikirnya.

Wahai bung, seharusnya Anda becermin.

Pada kreator kata yang Anda timbuni beban demi beban. Lalu berlindung di balik kalimat:”Klien adalah raja.” Klien mau ini-itu Anda sanjungkan, Anda penuhi. Lalu di depan peracik kata, wajah Anda bengis, kalimat Anda tak lagi manis. Mengintimidasi.

Wahai bung, seharusnya Anda becermin.

Anda maunya kaya dalam waktu instan. Segalanya ada prosesnya. Alam semesta saja diciptakan bertahap. Manusia untuk menuju kesempurnaan bentuknya pun bertahap. Lalu dengan rakus nafsu, Anda ingin sekonyong-konyong merengkuh banyak fulus dalam tempo secepat-cepatnya. Dasar perampok.

Wahai bung, seharusnya Anda becermin.

Anda pikir karma tidak berlaku? Anda pikir orang-orang yang Anda zalimi akan diam saja? Maka rasakanlah pemberontakan dalam berbagai bentuk. Dan Anda takut bukan? Takut jatuh dari puncak piramida kecil itu. Lalu, seperti anak kecil naif, Anda mengadu ke khalayak. Anda mengadu ke para “dewa”. Anda seolah merasa terzalimi. Anda poles-poles pupur pencitraan.

Wahai bung, seharusnya Anda becermin.

Tak ada yang abadi. Sungguh malang nasib Anda. Tak ada yang menghormati secara otentik. Di belakang punggung, Anda dijadikan bahan lelucon. Silahkan meraung, menggonggong, karena kami akan memberontak, karena kami akan melawan. Lalu, biarkan setiap dari kita menemui pembalasannya masing-masing.

Author:

Suka menulis dan membaca

2 thoughts on “Harusnya Anda Becermin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s