Posted in Edukasi, Essai, Sosial Budaya

Membaca di Mana-Mana

Bagaimana kiranya ketika Anda berada di ruang publik, adakah ditemui banyak orang yang membaca? Ketika berada di transportasi publik, banyakkah orang yang Anda temui membaca? Terkait dengan transportasi publik dan budaya baca, mungkin sebelum jauh ke sana ada baiknya bagi pemerintah untuk menyediakan transportasi yang nyaman. Dengan moda transportasi yang nyaman maka turut mendorong budaya membaca di transportasi publik.

Membaca memang merupakan medium untuk memperoleh pengetahuan. Sayangnya di negeri ini budaya membaca belum tumbuh dengan kuat, maka di mana-mana akan sukar Anda temui masyarakat yang sedang tekun membaca. Membaca menurut hemat saya merupakan teman perjalanan yang baik. Apabila bepergian jauh, saya pribadi menyisakan space dalam barang bawaan yakni buku bacaan. Saya ingin tetap menjaga koneksi dengan pengetahuan serta menjaga ritme membaca keseharian.

Dan yang kita temui adalah budaya lisan, orang tidur, sibuk dengan perangkat elektronik, dalam sejumlah perjalanan. Saya pikir dengan perangkat teknologi mutakhir cukup membantu bagi para travel lounge untuk keep in touch dengan bahan bacaan. Ada buku digital misalnya yang membuat koneksi dengan literasi dapat terus terjaga.

Membaca di perjalanan dalam hemat saya juga memberikan impresi berbeda dalam membaca. Seperti berada di “arena yang berbeda” dalam membaca. Jika dalam keseharian mungkin telah terpolakan untuk membaca di rumah, maka membaca di perjalanan akan terdapat selingan berupa pemandangan perjalanan.

Membaca di perjalanan juga merupakan siasat untuk tetap mereguk ilmu di tengah kemacetan yang menimpa ibukota negeri ini. Dibanding melamun melantur tak tentu, bukankah lebih baik meningkatkan daya baca dengan membawa bahan bacaan?

Membaca di mana-mana juga menuturkan rasa lapar akan ilmu. Karena sejatinya buku adalah makanan bagi pikiran. Maka menempuh perjalanan tanpa nutrisi intelektual akan dapat mendegradasi daya analisa.

Membawa buku bacaan dalam perjalanan mungkin dapat menularkan dan membudayakan agar membaca di mana-mana. Segala aktivitas baik dapat kiranya tersebar, terdiasporakan, tercontohkan. Maka mari menjadi teladan yang baik dengan membaca di ragam tempat. Selamat membaca dan menempuh perjalanan.

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s