Posted in puisi, sastra

Aku Mendongeng Sendiri

Kini saksikan sayapku menua
Kisah-kisah di dekat perapian
Senyummu yang menghangatkan

Bayanganmu yang terdistorsi di ingatan
Kusentuh arsitektur udara yang merapuh
Luruh bagai kertas pasir yang dilahap api

Terbanglah dengan sayap yang terluka
Karena bumi berpaling dari jiwamu
Tanya yang bersenyawa

Cermin retak lagi kusam
Sayapku terbingkai debu
Aku bertanya pada saya
Ini kerut memenuhi profil waktu

Kisah-kisah di dekat perapian
Senyummu yang menghangatkan
Bayanganmu yang terdistorsi di ingatan
Aku mendongeng sendiri

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s