Posted in puisi, sastra

Secrets

Aku kehabisan kata pagi itu
Diantara cangkir yang enggan berkata
Meja yang sunyi tak terjamah
Beku dalam rahasia

Bayangan pagi itu
Jejak langkah yang bertanya
Bintang pemburu yang sekarat dan kesepian

Harapan yang tertumbuk menjadi remahan jejak
Patah di dalam jiwa

Diantara desau angin
Tirai putih yang terderu
Tinta yang tumpah di kertas putih
Kemurnian yang terinfiltrasi kelam

Ketukan pena
Mencari pijakan kata
Untuk sebuah rasa
Untuk sebuah jiwa

Jalan-jalan yang sepi
Kata demi kata pun mati
Hanya luka tenggelam di garis pendulum rahasia

Kata yang terburu batas alasan
Lengkung senyum menitik habis
Usai di pagi tanpa nama

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s