Posted in Cerpen, Fiksi Fantasi, Politik, sastra

Navigasi Kata

Aku melihat dari ketinggian. Di gedung pencakar langit ini. Bukankah kita selalu terhubung? Terhubung dengan berbagai cara. Berada di ketinggian, di gedung pencakar langit, bukan berarti aku tiada tahu mengenai suara kawula kebanyakan. Aku memiliki tim media yang memungkinkanku keep in touch dengan denyut netizen di dunia maya. Aku dapat memahami aksi-reaksi perbincangan, tone positif-negatif dari satu isu.

Hei perkenalkan namaku: Ardova Ranova. Aku adalah calon presiden dari suatu negeri yang dilewati oleh garis khatulistiwa.

Pemilihan presiden tahun ini menarik adanya. Hanya ada 2 kandidat. Masyarakat pun terbelah secara diametral. Itu diantaranya terlacak melalui cekcok kata di sosial media. Aku pun diserang. Mulai dari black campaign, negative campaign. Beberapa kujawab. Beberapa orang di lingkar terdekatku yang menjawab. Beberapa biarlah menjadi area abu-abu. Bukankah kalian suka area abu-abu, teka-teki, enigma, misteri tersembunyi.

cable car

Beberapa hal dari diriku dikulik, dibedah, diungkit-ungkit, dikorek-korek. Gaung dari masa lalu yang kini kembali mengintip di masa kini dan dapat menjadi unsur yang menentukan masa depanku. Aku tiada menyangka politik di negeri ini dapat menjadi begitu gahar dan keras. Hal-hal personal dan pribadi, arsip-arsip dari masa lalu, semuanya mengemuka silih berganti. Ada rekan-rekanku yang berkhianat dan “bernyanyi” macam-macam tentangku. Aku jadi tahu mana yang namanya kawan sejati. Seleksi itu bernama: waktu.

Sosial media juga mengajarkanku tentang pembentukan opini. Koalisi yang kulakukan dengan beberapa pengusaha media menguntungkanku. Pemberitaan positif kudapati dari grup yang dimiliki pengusaha-pengusaha media tersebut. Lalu ‘hidangan’ berita dari media mainstream tersebut tersebar ke sosial media. Ada yang memampangnya di facebook, ada yang me-retweet-nya di twitter. Pertikaian kata pun terjadi di sosial media dikarenakan pemberitaan dari media arus utama. Dahulu kala di suatu orde kekuasaan negeri ini, media jelas kelaminnya. Ada koran partai yang tentu saja menyuarakan suara partai. Beda dengan era ketika ku bertarung dalam election kini. Seolah-olah netral, tapi berpihak. Dan aku harus berdamai dengan kondisi yang ada ini.

creativity b

Aku melihat dari ketinggian. Di gedung pencakar langit ini. Aku merenung tentang pencitraan, elektabilitas. Elektabilitas menjadi kata sakti yang ikut menentukan majunya seorang kandidat. Aku pun menyewa konsultan politik. Mereka banyak memberikan saran dan strategi. Segalanya diperhitungkan. Pemetaan dukungan, tampilan busana, titik-titik kampanye, pilihan kata, kampanye sosial media. Beberapa saran mengusikku. Mereka menyakinkanku. Ini untuk citra yang baik. Ini untuk mengerek elektabilitas.

Kutatap pergerakan kata di sosial media. Tahukah kalian? Aku kerap sepi. Aku kerap sendiri. Terkadang aku iri dengan kawula kebanyakan. Mereka dapat begitu bebas melakukan ini-itu. Tanpa lampu sorot. Tanpa tepuk tangan berlebih. Tanpa cibiran berlebih. Tanpa penafsiran ini-itu. Ordinary people. Mereka yang di ruang televisi memperbincangkan aku. Mereka yang di sosial media mengutak-atik aku. Menjadi pemimpin adalah kesunyian tersendiri.

chess

Ketukan di pintu membuyarkan lamunanku. Ketua tim pemenangan melongok dari pintu.

Aku tahu tatapan penuh kode dari ketua tim pemenanganku. Aku pun bersiap total. Dari gesture, dari pergerakan muka. Ada debat capres yang menantiku. Ada swing voters yang suaranya harus kupikat. Ada rakyat pendukung tim sana yang barangkali berpaling, move on, dan menjatuhkan pilihan kepadaku. Ada jutaan pendukungku yang perlu diteguhkan keyakinannya.

{fin}

Kalfa (Kaldera Fantasi) merupakan komunitas dengan titik fokus pada fiksi fantasi. Ada beberapa distrik yang kami coba jelajahi yakni: Buku-Film-Games-Japan/Anime-Komik.

Hadir juga di http://www.facebook.com/groups/kalfa

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s