Posted in Essai, Sosial Budaya

Pemimpin Bermental Pengemis

Apa jadinya jika para pemimpin-pemimpin yang kita miliki bermental pengemis? Apa itu pemimpin bermental pengemis? Pemimpin bermental pengemis merupakan mereka-mereka yang lebih banyak menuntut, meminta. Cobalah ketika berhadapan dengan pengemis, apa yang ada di benak Anda? Ada “intimidasi” tertentu bahwa Anda harus memberi.

Pemimpin bermental pengemis 180 derajat dengan pemimpin bermental memberi. Yang ada adalah kemampuan untuk memberi. Itulah kiranya pemimpin menjadi kuat. Pemberian bukan hanya dalam bentuk materi, melainkan juga dalam bentuk perhatian, semangat, dan support positif.

Pemimpin bermental pengemis yang ada di orbit pikirnya adalah apa yang bisa diberikan, dikontribusikan oleh aparat di bawahnya. Jika tiada dapat memberikan dan mengkontribusi maka semburan makian, kesinisan akan diujarkannya.

Pemimpin bermental memberi yang ada di orbit pikirnya adalah apa yang bisa diberikan, dikontribusikan kepada aparat di bawahnya. Ia mendengar segala lara, keluh kesah aparat di bawahnya. Dia berusaha sekuat daya untuk membantu, memberikan saran. Aparat yang berada di bawahnya merasakan kenyamanan perlindungan, proteksi, dan diberikan jalan keluar.

creativity b

Pemimpin bermental pengemis merupakan orang-orang yang rakus dan egois. Mereka akan berusaha untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya bagi dirinya sendiri. Mereka akan mencari aman sendiri untuk kepentingannya sendiri. Mereka juga tak segan untuk mengorbankan bawahannya. Jangan lupakan bahwa mereka kerap bersilat lidah untuk melindungi ego rakus dan keegoisan yang dimiliki.

Pemimpin bermental memberi merupakan orang-orang yang berpikir untuk kebaikan bersama. Bagaimana kiranya untuk maju secara bersama-sama. Suasana keakraban muncul dikarenakan para bawahan merasakan kontribusi positif dari sang pemimpin. Ada rasa salut dikarenakan pemimpin telah selesai dengan dirinya dan berusaha untuk memikirkan manusia-manusia yang berada dalam area kepemimpinannya.

Pemimpin bermental pengemis akan dimusuhi oleh aparat di bawahnya. Akan terjadi pemberontakan, pembangkangan dengan berbagai cara.

Sedangkan pemimpin bermental memberi akan mendapatkan persahabatan. Hubungan diperluas dalam spektrum kemanusiaan. Sehingga tali temali sosial benar-benar terasa. Pemimpin bermental memberi akan begitu dirindukan ketika pergi dari jabatannya. Sedangkan pemimpin bermental pengemis akan disyukuri bahwa dirinya tiada lagi menjabat. Lantas tipe pemimpin yang manakah Anda?

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s