Posted in puisi, sastra

Puisi 365 Jilid 2

Selamat menikmati hidangan puisi.

  1. Awal yang baru. Bergegaslah jiwa dalam evolusi-revolusi.

2. Di balik hujan, kau dapat seduhkan cerita itu. Kisah para pemberani dan peretas mimpi.

3. Perkataanmu membelenggu pikiran. Tak ada kebebasan dalam sayap-sayap lepas ini.

4. Ada kelam yang kau ikatkan bersama udara.

5. Di detik-detik terakhir dia mengubah orbitnya. Menjemput takdir sejarahnya.

6. Pada nyala mimpi, kita nyatakan suara paling keras. Bebaskan aku dari pasir hisap yang melumpuhkan daya.

54766_1697204039528_1520698170_1668527_5615276_o

7. Di perbatasan mimpi, pertanyaan itu mengerucut. Hidup tak harus sesatir ini.

8. Kita berhitung kartu. Dan saling mengunci dalam pandangan.

9. Bangunlah dari masa lampaumu. Arsitektur kejayaan itu telah berlalu. Bangunlah dan tersadarlah. Bahwa yang kita genggam kini, adalah abu masa lalu.

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s