Posted in puisi, sastra

Mimpi & Sejumlah Eskapismenya

Kapan terakhir kali kau bermimpi?

Menjadi muda sebenar-benar muda

Muda dalam jiwa

                   Bukan seperti hamster

                   Yang berputar pada orbit yang itu-itu lagi

Lalu tumpullah daya kreasimu

Lalu lumpuhlah daya juangmu

                   Kau hanya sekadar robot-robot yang memproduksi

                   Kau mematut-matutkan diri

                   Merangkai estafet alasan

                   Untuk menyakinkan dirimu sendiri

                   Untuk membohongi dirimu sendiri

Berdesakan di jalan raya yang menua

Eskapisme secuil yang tersisa

Lalu, kau lupa rasanya menjadi elang

Kau lupa rasanya menjadi perkasa

Kau hanyalah piramida terbawah dari rantai makanan

Yang disantap

Yang dizalimi, lagi, dan lagi

                   Kapan terakhir kali kau bermimpi?

                   Kapan terakhir kali kau melamun?

                   Sejenak berhenti dari putaran roda keparat yang membelenggumu

                   Merdekalah wahai jiwa

                   Merdekalah wahai nyawa

                   Hidup dengan sebenar-benar hidup

                   Bukan dengan separuh kesadaran,

                   Separuh nyawa,

                   Yang setengah mengutuk: mengapa aku di orbit ini.

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s