Posted in puisi, sastra

Sudah Dini Hari

Sepi

Dan jam dinding yang menepi

Seisi kepala yang masih bertanya 5W + 1H

Kenapa, kenapa, kenapa

            Kuseduh kopi untuk menenangkan gulana pikiran

            Kubaca buku untuk menemukan aksara yang menerangkan

Sudah dini hari

Mataku masih nyala

Lelapkan ingatan ini

            Aku mendongeng kepadaku

            Kuhitung domba satu demi satu

            Kantuk tak kunjung tiba

            Selamat, insomnia menyampirkan jubah di pundakku

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s