Posted in puisi, sastra

Menyeduh Kata

Aku ingin membuat puisi tentang pagi,

Yang menemanimu membuka mata,

Saat ilermu masih membeceki mulutmu

            Aku ingin merangkaikan kata di kala siang,

            Menanyakan menu makan siangmu,

            Melonjorkan benakmu untuk beristirahat,

            Membuatmu terpingkal

Aku ingin menunaikan tugas untuk menyapamu,

Menyeduh senja dalam kata

            Hei, tak perlu berhitung binatang 1,2,3, …,

            Karena aku akan menemanimu hingga kau terlelap

            Demikian

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s