Untuk Tanda Tanya di Kepala

Untuk waktu yang bertanya kepadaku

Beberapa lapis memori yang setia memagutku

Membawaku untuk melonjorkan kaki di hangat perapian

Menghangatkan perasaan dan membuatku ingin bercerita

            Teruntuk kehilangan yang mengarus di pikiranku

            Sejumlah titik yang pernah kita lalui

            Itu titik kita

            Kala senyummu bermekaran

Untuk tanda tanya di kala waktu mendatang

Bukankah kita terbentuk dari pondasi sejarah?

Bukan untuk terkungkung di masa lalu atau tak kunjung beranjak dari artefak pikiran

            Seperti kumparan

            Seperti bauran

            Seperti pasir yang dilemparkan ke angkasa,

            Kau merasakan aromanya mencumbui bumi

            Seperti pelukan masa lalu yang menyakinkan semua akan baik-baik saja

Pasir waktu, kau yang memberi rona pada kata lampau, kini, dan mendatang

Advertisements