Posted in puisi, sastra

Kebohongan Akan Mengerkahmu dalam Diam

Dusta apa yang kau anyamkan lagi

Berkelit dan berbelit

            Kau putar perspektif seolah dirimu protagonis

            Lalu kami adalah serigala-serigala lapar yang merengek-rengek

Duniamu adalah panggung palsu

Yang kau poles dengan melodi kebohongan

            Kata-katamu adalah komedi omong kosong

            Simpatimu adalah simpul emosi kepalsuan yang terpublikasi

Kau jajakan kisah heroikmu

Seolah dirimu sespartan para pahlawan di mata uang itu

            Bersama garis waktu dustamu meletup lagi dan lagi

            Lalu kau minta kami untuk percaya?

            Lalu kau minta kami untuk menghormatimu?

Seandainya lidahmu bertulang

Tentu dia sudah patah berkali-kali

            26 huruf dalam abjad

            Dan kau hanya mencari celah untuk berkata lancung

Kebohongan akan mengerkahmu dalam diam

Advertisements

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s