Posted in puisi, sastra

Ingatan yang Terkunci

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Sama seperti luka yang kau siramkan bersama pagi pertama. Ini tentang ingatan yang terkunci. Dan kau tahu pendulum hatiku takkan bergeser walau setitik.

Berlayarlah dan kau tahu wajah lainnya adalah nihil. Tak ku temukan rona yang mampu melincahkan dan meloncatkan hati.

Waktu adalah tipu daya. Poros mentari yang berubah, mendung hati tak kunjung surut.

Advertisements

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s