Posted in puisi, sastra

Bandar Udara

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Bandar udara

Ada yang tanggal bersama waktu

Ada yang tinggal bersama kala

Bagimu yang menggigit bibir

Perpisahan di senja oranye

Kau peluk,

Kau pagut,

Kau seduhkan kesedihan

            Bandar udara adalah narasi sunyi

            Tempatmu pergi dan kehilangan

Lalu lalang orang

7 milyar penduduk bumi

            Ah sepi,

            Membungkusku dalam jubah satu nama

Bandar udara

Kala lepas landas,

Hatiku tandas

Advertisements

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s