Posted in puisi, sastra

Bawa Aku ke Duniamu

20150502_204616

Bawa aku ke duniamu

Tempat mimpi-mimpi bermekaran

Tempat cahaya jadi nyala

            Langitnya biru, awannya putih

            Hujannya menenangkan jiwa

Bukan kota yang dibekuk senja

Umpatan bertukaran

Menahan beban yang tak seimbang antara jumlah penduduk dan luas wilayah

            Ceritanya membosankan

            Tentang puisi 5 hari yang direngkuh jarak

            Terkutuklah waktu yang tercecer di kemacetan, menunggu, dan bertele-tele

Bawa aku ke duniamu

Tanpa rencana

Tanpa promosi propaganda berlebih tentang zona nyaman

Pejamkan mata,

Rasakan suara,

Alam yang menyapamu,

Membelaimu sebagai warga semesta

            Duniaku dilalui kelu

            Lelah menghinggapi nadi

            Gurat-gurat waktu di wajah kota

Duniaku, sepetak wilayah yang rapuh & rikuh diterpa turbulensi alam

            Duniamu, tempat mimpi & realitas berada di satu garis lurus

Duniaku, yang berebut ruang dan bergelut kata tiap kali

            Duniamu, tempat lapang dimana wacana menjadi kata kerja

Bawa aku ke duniamu

Yang eskapisme di kepala atau nyata ada?

Advertisements

Author:

Suka menulis dan membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s